Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

Ahmadiyah: Sebuah Titik Yang Diabaikan

  • Adi Fadli IAIN Mataram
Keywords: Gerakan Ahmadiyah, Indonesia, Iskandar Zulkarnain

Abstract

Abdul Mukti Ali mengatakan bahwa Ahmadiyah sebagai salah satu gerakan keagamaan belum memberikan sumbangan yang berarti terhadap pemikiran Islam modern di Indonesia. Deliar Noer, pakar sejarah Islam modern Indonesia, menyatakan bahwa Ahmadiyah merupakan kelompok kecil yang tidak berarti bagi pemikiran modern di Indonesia. Pernyataan kedua tokoh besar tersebut memberi kesan bahwa Ahmadiyah bukan merupakan titik yang memberi arti menjadi garis sehingga dapat bermakna bagi semesta. Ia seakan ditiadakan, bahkan dengan sengaja dinafikan setelah pada periode awal di Indonesia dengan tokoh-tokoh intelektualnya yang militan telah dapat memberikan pengaruh terhadap intelektual muda Islam.Jika sedemikian tidak pentingnya eksistensi Ahmadiyah, maka ada apa dengannya sehingga belakangan ini kelompok keagamaan itu mendapat sorotan banyak pihak?

Downloads

Download data is not yet available.

References

M. Ahyar Fadli, Islam Lokal: Akulturasi Islam di Bumi Sasak (Yogyakarta: LKiS, 2008).
Ahmad Isa, “Aligarh”, dalam Azyumardi Azra, et.al., Ensiklopedi Islam, jilid I (Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 2005).
Ahmad Kusaeri dan Atjeng, “Ahmadiyah”, dalam Azyumardi Azra, et.al., Ensiklopedi Islam, jilid I (Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 2005).
_________, “Mirza Ghulam Ahmad”, dalam Azyumardi Azra, et.al., Ensiklopedi Islam, jilid V (Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 2005).
Umar Shahab, “Imam Mahdi”, dalam Azyumardi Azra, et.al., Ensiklopedi Islam, jilid IV (Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 2005).
Tanpa Pengarang, Teologi Ahmadiyah, ter. Syafi R. Batuah (t.t.p.: t.n.p., t.t.).
Nasaruddin Umar, “Nabi Isa”, dalam Azyumardi Azra, et.al., Ensiklopedi Islam, jilid III (Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 2005).
Yohanan Friedman, “Ahmadiyah”, dalam John L. Esposito, et.al., Dunia Islam Modern, jilid I (Bandung: Mizan, 2001).
Published
2007-12-31
How to Cite
Fadli, A. (2007). Ahmadiyah: Sebuah Titik Yang Diabaikan. Ulumuna, 11(2), 413-424. https://doi.org/10.20414/ujis.v11i2.409
Section
Articles